Tokoh Adat Papua Ajak Pemuda Sarmi Tolak Provokasi dan Separatis ULMWP

oleh -4 Dilihat
banner 468x60

SARMI – Tokoh adat Papua mengajak generasi muda di Kabupaten Sarmi untuk menjaga persatuan, menolak provokasi, serta tidak terpengaruh ajakan kekerasan dan ideologi separatis yang dapat mengganggu keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. Pemuda diharapkan menjadi pelopor perdamaian dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila, adat istiadat, dan semangat persaudaraan.

Ondoafi Bagaiserwar, Kaleb Sawen menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan bangsa dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Karena itu, pemuda Sarmi perlu meneladani semangat persatuan para pendahulu bangsa serta tidak mudah terpengaruh narasi provokatif yang mengatasnamakan kepentingan kelompok tertentu.

banner 336x280

“Saya mengajak seluruh generasi muda untuk meneladani semangat persatuan dan perjuangan para pemuda pendahulu bangsa yang telah berkomitmen menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia secara khusus mengingatkan pemuda agar mewaspadai ajakan dari kelompok dan paham separatis, termasuk narasi yang disuarakan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Menurutnya, penyebaran provokasi yang mengarah pada kekerasan berpotensi memicu konflik, merusak hubungan persaudaraan, serta mengganggu ketenteraman masyarakat.

Kaleb juga menekankan bahwa perbedaan pandangan tidak seharusnya diselesaikan melalui tindakan kekerasan. Sebaliknya, setiap persoalan perlu dibicarakan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme yang menghormati hukum serta hak masyarakat.

“Setiap perbedaan pandangan hendaknya disikapi secara bijaksana melalui dialog, musyawarah, dan cara-cara damai yang menghormati hukum serta hak setiap warga masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia meminta pemuda menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun konten yang mengandung kebencian dan provokasi. Pemuda juga didorong membangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Mari kita jaga Tanah Papua sebagai tanah yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat, persaudaraan, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama,” ajaknya.

Kaleb berharap generasi muda terus memperkuat menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Ia pun menyerukan agar pemuda Sarmi bersatu menolak kekerasan dan provokasi demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.