Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan nasional melalui berbagai program prioritas yang berorientasi pada pemerataan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Presiden pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pembangunan jembatan desa sebagai penunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Hingga Juli 2026 pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 1.000 jembatan desa dari target 5.000 unit yang ditetapkan secara nasional,” ujar Presiden Prabowo. Ia juga meminta jajaran terkait memastikan percepatan pembangunan sehingga seluruh target dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2026.
Presiden memperoleh laporan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Ketua Satuan Tugas Pembangunan Jembatan. Maruli menegaskan bahwa pembangunan tetap berjalan sesuai rencana. “Sasaran pembangunan tetap mengacu pada penyelesaian seluruh 5.000 jembatan hingga penghujung tahun,” katanya.
Selain memperkuat konektivitas desa, pemerintah juga mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa pembangunan koperasi terus menunjukkan progres positif.
“Pembangunan 35.872 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Setelah pembangunan fisik selesai, pemerintah akan memusatkan perhatian pada penyiapan sumber daya manusia serta sistem operasional agar koperasi dapat menjalankan seluruh fungsi yang telah dirancang,” ujar Zulkifli Hasan.
Menurutnya, koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan kebutuhan masyarakat, tetapi juga akan mendukung penyaluran bantuan sosial, distribusi barang bersubsidi, hingga menyerap hasil panen petani untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pemerintah juga memperluas penguatan ekonomi desa melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang ditargetkan mencapai 1.000 titik pada 2026, terutama di kawasan Indonesia Timur. Langkah ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan produktivitas sektor kelautan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan koperasi desa, dan pemberdayaan masyarakat pesisir, pemerintah optimistis fondasi pembangunan nasional akan semakin kokoh. Sinergi antarinstansi, dukungan masyarakat, dan pelaksanaan program yang terukur diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata serta mempercepat terwujudnya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.












