Pemerintah Gerak Cepat Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Optimal

oleh -11 Dilihat
banner 468x60

Jakarta — Pemerintah terus menunjukkan keseriusan dalam memastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 agar berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat. Melalui koordinasi lintas kementerian serta penguatan layanan di berbagai moda transportasi, pemerintah bergerak cepat menyiapkan infrastruktur, armada, hingga layanan pendukung untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idulfitri tahun ini.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah telah mengantisipasi tingginya kebutuhan transportasi masyarakat dengan memperkuat kesiapan armada dan layanan pelabuhan di berbagai wilayah.

banner 336x280

“Khusus untuk operasional angkutan laut Lebaran, pemerintah telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut mencapai sekitar 3,2 juta penumpang. Oleh sebab itu, pemerintah memastikan kesiapan armada dan layanan pelabuhan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran,” ujar Menhub.

Menurut Dudy, moda transportasi laut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas nasional, terutama untuk melayani wilayah kepulauan, daerah terpencil, terluar, dan perbatasan. Oleh karena itu, pemerintah memastikan seluruh kapal yang beroperasi telah melalui proses uji kelaiklautan secara ketat.

Selain kesiapan armada, pemerintah juga memperkuat sarana dan prasarana pelabuhan. Fasilitas terminal penumpang, ruang tunggu, layanan kesehatan, hingga sistem informasi perjalanan terus ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, pemerintah juga kembali menghadirkan program mudik gratis melalui moda transportasi laut. Program tersebut menyediakan kuota lebih dari 66 ribu penumpang dengan pendaftaran yang dibuka mulai 6 Maret 2026.

“Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung distribusi arus mudik yang lebih merata,” jelas Dudy.

Selain program tiket gratis, pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh trayek kapal public service obligation (PSO) PT Pelni kelas ekonomi yang mencakup lebih dari 445 ribu tiket.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat dukungan layanan kesehatan di berbagai simpul transportasi. Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Kesehatan, Menhub menekankan pentingnya fasilitas kesehatan bagi pemudik dan awak transportasi.

“Untuk menjaga kelancaran pelayanan, kami mengharap dukungan Kementerian Kesehatan untuk menambah fasilitas kesehatan terutama di simpul terpadat pergerakan angkutan umum per moda,” ujar Dudy.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan mengatakan pemerintah juga terus memantau kesiapan jalur mudik, melakukan perbaikan jalan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta meningkatkan keselamatan di berbagai simpul transportasi.

“Koordinasi dengan berbagai pihak dibutuhkan agar terbentuk sinkronisasi yang lebih baik antar pengambil kebijakan dalam kelancaran pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026,” katanya.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, pemerintah optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan optimal.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.