Dukungan Masyarakat dan Legitimasi Sosial Program MBG

oleh -16 Dilihat
banner 468x60

Oleh : Abdul Razak)*

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perannya sebagai salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, program ini juga memperoleh dukungan luas dari berbagai kalangan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi anak-anak, keluarga, pelaku usaha, hingga perekonomian daerah.

banner 336x280

Dukungan masyarakat yang terus menguat menjadi indikator penting bahwa Program MBG telah memperoleh legitimasi sosial yang kuat. Kehadiran masyarakat, orang tua siswa, pelaku usaha mikro, pengelola dapur pelayanan gizi, hingga berbagai komunitas yang mendukung pelaksanaan program menunjukkan bahwa MBG tidak sekadar menjadi program pemerintah, tetapi juga telah menjadi gerakan bersama untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Dosen Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Assc. Prof. Maulina Pia Wulandari, S.Sos., M.Kom., PhD, menilai bahwa dukungan masyarakat terhadap suatu kebijakan merupakan bagian penting dalam membangun legitimasi publik. Menurutnya, kehadiran penerima manfaat, orang tua siswa, pelaku UMKM, maupun pekerja dapur MBG dapat dipahami sebagai bentuk partisipasi yang wajar dari masyarakat yang merasakan manfaat program tersebut.

Partisipasi masyarakat tersebut menunjukkan bahwa MBG telah memberikan dampak positif yang dirasakan secara langsung di berbagai daerah. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan akses terhadap makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui pemberdayaan usaha lokal dan penyerapan tenaga kerja.

Dari sisi ekonomi, keberlanjutan Program MBG mendapatkan dukungan yang kuat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menegaskan bahwa penerimaan pajak menjadi sumber pendanaan utama berbagai program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto menyampaikan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak yang terus positif mencerminkan kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional. Kinerja penerimaan pajak yang meningkat memberikan ruang bagi pemerintah untuk terus menjalankan agenda-agenda prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi penerimaan pajak tercatat mencapai Rp940,31 triliun atau tumbuh 23,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan fondasi fiskal yang semakin kuat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk MBG yang menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Selain memperoleh dukungan dari masyarakat dan pemerintah, Program MBG juga mendapatkan dukungan dari kalangan pelaku usaha yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya. Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlanjutan program tersebut karena dinilai memiliki arti penting bagi masa depan bangsa.

Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras menyatakan bahwa MBG merupakan program mulia dan strategis yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, program tersebut memiliki dampak besar dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

APPMBGI juga menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi mitra konstruktif pemerintah dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan semakin baik, transparan, dan akuntabel. Dukungan tersebut mencerminkan optimisme para pelaku usaha terhadap keberlanjutan program yang telah memberikan manfaat bagi jutaan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia.

Keberhasilan sebuah kebijakan publik tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang dialokasikan, tetapi juga oleh tingkat penerimaan dan dukungan masyarakat. Dalam konteks tersebut, MBG menunjukkan perkembangan yang positif karena mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat serta mendorong partisipasi berbagai pihak dalam pelaksanaannya.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Melalui dukungan masyarakat yang terus menguat, dukungan fiskal yang memadai, serta kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, Program Makan Bergizi Gratis memiliki fondasi yang kuat untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi bangsa.

Ke depan, keberhasilan MBG diharapkan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan status gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung terwujudnya Indonesia Maju. Dukungan masyarakat yang terus tumbuh menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk memastikan program strategis ini berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi masa depan Indonesia.

)* Penulis merupakan Analis Kebijakan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.